Tuliskan pendapatmu tentang buku Matilda karya Roald Dahl. Tuliskan kritik atau saran terhadap Roald Dahl
1. Tuliskan pendapatmu tentang buku Matilda karya Roald Dahl. Tuliskan kritik atau saran terhadap Roald Dahl
Jawaban:
sebagai bahan pemikiran untuk pembaca dewasa. Bagaimana seharusnya mereka memperlakukan anak-anak mereka.
Untuk anak-anak, menurutku ini lebih merupakan sebuah perwujudan dari khayalan anak-anak yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dalam keluarganya.
Kritik : Roald Dahl mewujudkan semua itu dalam bukunya dengan bahasa yang jenaka.
Maaf klo kepanjangan klo kepanjangan bisa di ringkas
Semoga membantu
Jadikan jawaban terbaik
2. Sebutkan kelemahan dari novel Ratu penyihir karya Roald Dahl
Karakternya tidak banyak, hanya ada tokoh Aku, Grandmamma, Bruno dan ayah-ibunya, serta sekelompok penyihir
3. Sebutkan kelemahan dari novel Ratu penyihir Karya Roald Dahl
buku yang pertama kali diterbitkan pada 27 October 1983 ini banyak mendapat kritikan terkait unsur misogini (kebencian/diskriminasi terhadap perempuan) yang ada di dalamnya. The Witches berada dalam daftar the 100 Most Frequently Challenged Books of 1990 to 1999. Beberapa kritikus menganggap The Witches sebagai buku seksis, karena dianggap mengajarkan kepada anak laki-laki untuk menjadi pria yang membenci wanita
4. Sebutkan keuntungan demokrasi menurut robert A dahl
kebebasan mengungkapkan diri secara lisan dan tulisan, kebebasan membentuk sosial
Maaf kalau salah jawabnnya
5. Unsur intrinsik novel the witches Roald dahl ? bantu jawab ntar dapet pulsa dari gue wkwkk
Tema, alur, tokoh, amanat
6. budaya politik menurut Robert Dahl
Budaya politik adalah satu faktor yang menjelaskan pola-pola yang berbeda mengenai pertentangan politik.
7. Budaya politik menurut robert dahl
Robert Dahl
Budaya politik adalah aspek politik dari sistem nilai-nilai yang terdiri ide, pengetahuan, adat istiadat, tahayul dan mitos. Kesemuanya ini dikenal dan diakui sebagain besar masyarakat. Budaya politik tersebut memberi rasional untuk menolak atau menerima nilai-nilai dan norma lain.
8. ada yg tau novel the witches karya Roald Dahl? tolong sebutin tokoh-tokohnya dan bikin ringkasannya sedikit ajaa:)
Judul: The Witches (Ratu Penyihir)
Penulis: Roald Dahl
Alih bahasa: Diniarty Pandia
Ilustrator: Quentin Blake
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 240
Cetakan ke-5: Januari 2010
Apa yang terbersit di benakmu ketika mendengar kata "penyihir"? Memakai topi kerucut, sapu terbang, hidungnya mancung dan bengkok, daaaan tongkat sihir kah? Hmm, dalam kisah kali ini Roald Dahl memiliki ciri-ciri sendiri untuk mendefinisikan seperti apa sosok penyihir itu.
Aku harus tinggal bersama nenekku setelah meninggalnya kedua orang tuaku. Nenekku aslinya tinggal di Norwegia, tapi karena berbagai urusan kami berdua harus tinggal di Inggris (di rumahku). Saat berada di Oslo, Grandmamma (panggilan untuk nenekku) bercerita tentang lima orang anak yang hilang begitu saja dan bagimana cara mengenali penyihir. Hebatnya, nenekku ternyata adalah seorang pensiunan penyihirfilia, yaitu orang yang mempelajari penyihir.
"... Kau tetap tidak bisa yakin seratus persen apakah seorang wanita penyihir atau bukan hanya dengan memandangnya. Tapi jika dia memakai sarung tangan, jika dia memiliki lubang hidung besar, mata aneh, dan rambut yang kelihatan seperti wig, dan kalau giginya berwarna kebiruan--jika dia memiliki semua ciri itu, maka tindakan terbaik adalah kabur secepat-cepatnya." (h. 37)
Sekembalinya kami ke Inggris, aku membuat rumah pohon bersama teman baikku, Timmy. Suatu hari Timmy sakit, sehingga aku harus bekerja sendirian. Saat itu, aku melihat wanita dengan ciri-ciri penyihir berada di bawah pohon dan memanggilku turun. Aku ketakutan dan terus berada di pohon hingga malam dan Grandmamma mencariku, lalu kuceritakan apa yang terjadi.
"Menurutmu, apakah dia sengaja mengincar aku?" tanyaku."Tidak," jawabnya. "Kurasa tidak. Semua anak sama saja di mata makhluk seperti itu." (h. 52)
Saat kami pergi ke Bornemouth untuk berlibur, ada kejadian menghebohkan--bagiku--di sana. Pertama, karena tikus-tikus peliharaanku mengagetkan pelayan dan membuat managernya menegur kami. Kedua, ketika aku terjebak di antara rapat tahunan para penyihir. Tadinya aku hanya ingin mencari tempat sepi untuk melatih kedua tikusku, nyatanya aku harus terjebak dalam situasi ini. Daaaan, ketika para penyihir sudah mau keluar aula, ada seorang penyihir yang mengendus bauku! Apa yang harus kulakukan? Bagaimana nasibku selanjutnya? Simak dalam The Witches.Judul: The Witches (Ratu Penyihir)
Penulis: Roald Dahl
Alih bahasa: Diniarty Pandia
Ilustrator: Quentin Blake
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 240
Cetakan ke-5: Januari 2010
Apa yang terbersit di benakmu ketika mendengar kata "penyihir"? Memakai topi kerucut, sapu terbang, hidungnya mancung dan bengkok, daaaan tongkat sihir kah? Hmm, dalam kisah kali ini Roald Dahl memiliki ciri-ciri sendiri untuk mendefinisikan seperti apa sosok penyihir itu.
Aku harus tinggal bersama nenekku setelah meninggalnya kedua orang tuaku. Nenekku aslinya tinggal di Norwegia, tapi karena berbagai urusan kami berdua harus tinggal di Inggris (di rumahku). Saat berada di Oslo, Grandmamma (panggilan untuk nenekku) bercerita tentang lima orang anak yang hilang begitu saja dan bagimana cara mengenali penyihir. Hebatnya, nenekku ternyata adalah seorang pensiunan penyihirfilia, yaitu orang yang mempelajari penyihir.
"... Kau tetap tidak bisa yakin seratus persen apakah seorang wanita penyihir atau bukan hanya dengan memandangnya. Tapi jika dia memakai sarung tangan, jika dia memiliki lubang hidung besar, mata aneh, dan rambut yang kelihatan seperti wig, dan kalau giginya berwarna kebiruan--jika dia memiliki semua ciri itu, maka tindakan terbaik adalah kabur secepat-cepatnya." (h. 37)
Sekembalinya kami ke Inggris, aku membuat rumah pohon bersama teman baikku, Timmy. Suatu hari Timmy sakit, sehingga aku harus bekerja sendirian. Saat itu, aku melihat wanita dengan ciri-ciri penyihir berada di bawah pohon dan memanggilku turun. Aku ketakutan dan terus berada di pohon hingga malam dan Grandmamma mencariku, lalu kuceritakan apa yang terjadi.
"Menurutmu, apakah dia sengaja mengincar aku?" tanyaku."Tidak," jawabnya. "Kurasa tidak. Semua anak sama saja di mata makhluk seperti itu." (h. 52)
Saat kami pergi ke Bornemouth untuk berlibur, ada kejadian menghebohkan--bagiku--di sana. Pertama, karena tikus-tikus peliharaanku mengagetkan pelayan dan membuat managernya menegur kami. Kedua, ketika aku terjebak di antara rapat tahunan para penyihir. Tadinya aku hanya ingin mencari tempat sepi untuk melatih kedua tikusku, nyatanya aku harus terjebak dalam situasi ini. Daaaan, ketika para penyihir sudah mau keluar aula, ada seorang penyihir yang mengendus bauku! Apa yang harus kulakukan? Bagaimana nasibku selanjutnya? Simak dalam The Witches.
~SEMOGA MEMBANTU~
9. Penulis buku anak terjemahan populer selain Roald Dahl, JK Rowling, Jacqueline Wilson, Enid Blyton...
Philip Pullman.
Judul:Clockwork or All Wound Up (Si Pembuat Jam)
10. Rangkuman dari Buku Auto Biografi "Boy Tales of Childhood" oleh Roald Dahl.
Banyaknya kasus anak dengan berbagai perilaku yang menunjukkan
kerusakan nilai moral seperti kebohongan, kelicikan, keegoisan, bahkan
penindasan, menjadikan anak tumbuh dan berkembang dalam kehidupan yang
dipenuhi oleh pelanggaran terhadap hak orang lain. Kekerasan, pemaksaan,
ketidakpedulian, serta kesulitan memahami antara benar dan salah, baik dan tidak
baik, perilaku yang boleh atau dilarang untuk dilakukan, merupakan beberapa
sifat yang melekat pada diri anak karena kurangnya pendidikan moral, Novel ini juga menceritakan bagaimana mendidik anak melalui hukuman,
dan bagaimana sikap orang dewasa kepada seorang anak di zamannya. Roa ld
Dahl menceritakan dengan rinci dan terbuka. Meski beberapa di antaranya
mengandung kekerasan, namun hal tersebut dapat menjadi referensi orang dewasa
dalam bersikap dan mendidik anak. Novel ini, dikatakan menarik karena memang
merangkum masa kecil Dahl sampai ia beranjak dewasa. Semacam autobiografi,
tapi dikemas dalam sebuah novel anak. Sehingga buku ini dapat
direkomendasikan bagi semua kalangan, Kemajuan teknologi dengan segala kemudahannya, merupakan salah satu
faktor yang mempengaruhi perkembangan mental dan moral anak. Terutama jika
tanpa pengawasan orang tua, karena tidak adanya batasan dari sistem maupun
aplikasi yang disediakan oleh berbagai macam gadget saat ini memudahkan anak
untuk mengaksesnya. Belum lagi kecanduan gadget yang menjadikan anak
menghabiskan waktu berjam-jam. Hal ini menunjukan kurangnya hiburan yang
mengedukasi bagi anak, sehingga anak lebih memilih bermain dengan gadget.
Dalam hal ini, sastra anak cukup berperan untuk menimalisir kasus
tersebut. Sebagai karya sastra yang bersifat menghibur dengan objek pembacanya
merupakan anak-anak juga sampai saat ini masih digunakan sebagai media untuk
menyampaikan nilai-nilai edukasi dan moral kepada anak-anak. Artinya selain
sebagai hiburan, sastra anak bisa dimanfaatkan sebagai ajang untuk berpesan
karena perkembangan kognisi, emosi dan keterampilan anak tidak bisa lepas dari
peran karya sastra.
11. Perinsip demokrasi menurut robert A Dahl
1) kontrol atas keputusan pemerintah
2) hak Dipilih dan menilih
3) kebebasan berserikat
#semoga membantu
12. Tentukan struktur bagian taks tersebut yang dikutip dari roald dahl ,the witches ratu penyihir, jakarta,gramedia pustaka utama,2002
Dahl, Roald, 2002. The Witches Ratu Penyihir. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama
ket : nama dibalik
tahun terbit
judul buku ditulis cetak miring
kota terbit
perusahaan penerbit
13. Roald negara Australia adalah ratu dari negara
austria semoga membantu
14. Tentukan struktur bagian taks tersebut yang dikutip dari roald dahl ,the witches ratu penyihir, jakarta,gramedia pustaka utama,2002
Detail buku:
Judul asli: The Witches
Penulis: Roald Dahl
Penerjemah: Diniarty Pandia
Ilustrator: Quentin Blake
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 240 hlm
15. pengertian illmu politik menurut robert A. dahl
Jawaban:
Menurut Robert Dahl
Pengertian sistem politik menurut Robert Dahl bahwa sistem politik adalah suatu pola yang tetap dari hubungan manusia yang melibatkan makna yang luas dari kekuasaan, aturan aturan dan kewenangan.
16. siapakah Roald Amundsen
seorang penjelajah wilayah kutub berkebangsaan norwegia. ia memimpin eskpedisi antartika pertama untuk mencapai kutub selatan antara 1910 dan 1912seorang Penjelajah Wilayah kutub berkebangsaan Norwegia.
17. kisah perjalanan Roald Amundsen. (dengan lengkap)
Jawaban:
Kisah Roald Amundsen
Penjelasan:
Roald Engelbregt Gravning Amundsen (16 July 1872 – 18 June 1928) adalah seorang Penjelajah Wilayah kutub berkebangsaan Norwegia. Ia memimpin eskpedisi Antarktika pertama untuk mencapai Kutub Selatan antara 1910 dan 1912. Ia merupakan orang pertama yang mencapai kedua Kutub Utara dan Selatan.
#Semoga ini membantu ya...
18. sebutkan keuntungan demokrasi menurut robert a dahl
Menurut Robert Dahl terdapat lima kriteria untuk mengenali proses pemerintahan sebuah asosiasi agar dapat memenuhi suatu persyaratan sebagai proses Demokrasi yaitu agar semua anggota memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam berbagai keputusan kebijakan asosiasi:[1]1. Partisipasi efektif, sebelum sebuah kebijakan digunakan oleh asosiasi, seluruh anggota harus mempunyai kesempatan yang sama dan efektif untuk membuat pandangan mereka diketahui oleh anggota-anggota lainnya sebagimana seharusnya kebijakan itu dibuat.2. Persamaan suara, ketika akhirnya tiba saat dibuatnya keputusan tentang kebijaksanaan itu, setiap anggota harus mempunyai kesempatan yang sama dan efektif untuk memberikan suara dan seluruh suara harus dihitung semua.3. Pemahaman yang cerah, dalam batas waktu yang rasional, setiap anggota harus mempunyai kesempatan yang sama dan efektif untuk mempelajari kebijakan-kebijakan alternatif yang relevan dan konsekuensi-konsekuensi yang mungkin.4. Pengawasan agenda, setiap anggota harus mempunyai kesempatan eksklusif untuk memutuskan bagaimana dan apa permasalahan yang dibahas dalam agenda.5. Pencakupan orang dewasa, semua atau paling tidak sebagian besar, orang dewasa yang menjadi penduduk tetap seharusnya memiliki hak kewarganegaraan penuh.Pada masa Orde Baru landasan formalnya adalah Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, serta ketetapan MPRS. Dalam pemerintahan Orde Baru ini Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong diberi beberapa hak kontrol di samping tetap menjadi fungsi untuk membantu pemerintah. Golongan Karya, di mana anggota ABRI memainkan peranan penting, diberi landasan konstitusional yang lebih formal. Hak asasi diusahakan supaya berjalan lebih penuh dengan memberikan kebebasan lebih luas kepada pers untuk menyatakan pendapat dan kepada partai-partai politik untuk bergerak dan menyusun kekuatan. Diharapkan terbinanya partisipasi golongan-golongan dalam masyarakat disamping diadakan pembangunan ekonomi secara teratur dan terencana.Perkambangan lebih lanjut dalam Orde Baru menunjukkan peranan presiden yang semakin besar. Secara lambat laun tercipta pemusatan kekuasaan ditangan presiden karena presiden Soeharto telah menjadi seorang tokoh yang paling dominan dalam sistem politik Indonesia, tidak saja karena jabatannya sebagai presiden didalam sistem presidensial, tetapi juga karena pengaruhnya yang dominan dalam elit politik Indonesia. Perlunya menjaga kestabilan politik, pembangunan nasional, dan integrasi nasional telah digunakan sebagai alat pembenaran bagi pemerintah untuk melakukan tindakan-tindakan politik, termasuk yang bertentangan dengan demokrasi. Contohnya adalah prinsip monoloyalitas Pegawai Negeri Sipil (PNS). Semula prinsip ini diperlukan untuk melindungi Orde Baru dari gangguan-gangguan yang mungkin timbul dari musuh-musuh Orde Baru dengan mewajibkan semua PNS untuk memilih Golkar dalam setiap pemilihan umum (pemilu). Kemudian setelah Orde Baru menjadi lebih kuat, ternyata prinsip monoloyalitas tersebut masih tetap digunakan untuk mencegah partai politik lain keluar sebagai pemenang dalam pemilu sehinga Golkar dan Orde Baru dapat selalu berkuasa.[2]Dalam pemilu-pemilu dimasa Orde Baru nilai-nilai demokrasi tidak diberlakukan karena tidak ada kebebasan memilih bagi para pemilih dan tidak ada kesempaan yang sama bagi ketiga organisasi peserta pemilu (OPP) untuk memenangkan pemilu. Setelah fusi partai politik 1973, semua OPP kecuali Golkar menghadapi beberapa kendala dalam menarik dukungan dari para pemilih. Hal ini disebabkan oleh karena Golkar mendapatkan dukungan dan fasilitas dari pemerintah sedangkan dua partai lainnya, yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Perjuangan (PDI) tidak mendapatkannya.Dari pengalaman dimasa Orde Baru itu dilihat dari kriteria-kriteria proses demokrasi yang ditulis oleh Dahl diatas, dapat kita analisis bahwa dalam periode pemerintahan Orde Baru itu tidak menerapkan partisipasi efektif dari masyarakat luas, karena semua kekuasaan berada penuh dibawah pemerintahan presiden. Dan dalam kompetisi didalam pemilu golongan PNS tidak mempunyai persamaan hak suara karena dituntuk untuk monoloyalitas dengan memberikan hak suaranya hanya kepada Golkar. Oleh karena itu pemerintahan dimasa Orde Baru itu belum dapat dikatakan sebagai pemerintahan yang demokratis yang seutunya.kebebasan berekspresi, pemilu yang adil dll.
19. Jelaskan pengertian prinsip menurut Robert a dahl
Prinsip - rinsip demokrasi :
(1) Kontrol atas keputusan pemerintah.
(2) Pemilihan yang teliti dan jujur.
(3) Hak memilih dan dipilih.
(4) Kebebasan menyatakan pendapat tanpa ancaman.
(5) Kebebasan mengakses informasi.
(6) Kebebasan berserikat.
Penjelasan :
mapel : ppkn
follow akun ini yah
semoga membantu
20. Kelebihan dan kekurangan prinsip demokrasi robert a dahl
Dalam pandangan Robert A. Dahl terdapat tujuh prinsip yang harus ada dalam sistem demokrasi, yakni kontrol atas keputusan pemerintah, pemilihan yang teliti dan jujur, hak memilih dan dipilih, kebebasan menyatakan pendapat tanpa ancaman, kebebasan mengakses informasi dan kebebasan berserikat.
Semoga Membantu ^_^
0 Komentar untuk "Vrajitoarele Roald Dahl Rezumat"