Hoka ni nani o subeki ka wakarimasen. Watashi to tomodachi ni natte itadakemasen ka?
1. Hoka ni nani o subeki ka wakarimasen. Watashi to tomodachi ni natte itadakemasen ka?
ホカにナニをスベキカワカリマセン ワタシとトモダチになっていただけカ?
Nani untuk Hoka, Subekikawakarimasen, dan Natteitadakeka untuk Tomodachi?
2. apa terjemahan dari 'Saisho kara kimi o suki ni naranakya, yokatta nante sora ni utau n da' ?
saisho kara kimi o suki ni naranakya = jika anada tidak menjadi anda dari awal
yokatta nante sora ni utau nda ini gk tau
3. tari ngapote itu apa sih ...
tari tradisional madura
Tarian yang menceritakan tentang kehidupan para nelayan di Pulau Madura. Kegiatan mereka diantaranya mencari ikan, menebar jala, memanen ikan, dll.
4. gunung tertinggi noaples terletak di negara
. Gunung Everest
Ketinggian : 8.848 meter
Pengunungan : Himalaya
Negara : Nepal dan Tiongkok (Tibet)
Sebutan lain : Sagarmatha / Chomolungma
Penakluk Pertama : Tenzing dan Hillary (Tahun 1953)
2. Gunung Godwin Austen
Ketinggian : 8.611 meter
Pengunungan : Karakoram
Negara : Pakistan dan Tiongkok (Xinjiang)
Sebutan lain : K2 / Qogir
Penakluk Pertama : Lino Lacedelli dan Achille Compagnoni (Tahun 1954)
3. Gunung Kangchenjunga
Ketinggian : 8.586 meter
Pengunungan : Himalaya
Negara : Nepal dan India
Penakluk Pertama : Joe Brown dan George Band (Tahun 1955)
4. Gunung Lhotse
Ketinggian : 8.516 meter
Pengunungan : Himalaya
Negara : Nepal dan Tiongkok (Tibet)
Penakluk Pertama : Fritz Luchsinger dan Ernst Reiss (Tahun 1956)
5. Gunung Makalu
Ketinggian : 8.463 meter
Pengunungan : Himalaya
Negara : Nepal dan Tiongkok
Penakluk Pertama : Lionel Terray dan Jean Couzy (Tahun 1955)
6. Gunung Cho Oyu
Ketinggian : 8.188 meter
Pengunungan : Himalaya
Negara : Nepal dan Tiongkok
Penakluk Pertama : Joseph Jöchler, Herbert Tichy dan Pasang Dawa Lama (Tahun 1954)
7. Gunung Dhaulagiri
Ketinggian : 8.167 meter
Pengunungan : Himalaya
Negara : Nepal
Penakluk Pertama : Kurt Diemberger, P. Diener, E. Forrer, A. Schelbert, Nyima Dorje Sherpa, Nawang Dorje Sherpa (Tahun 1960)
8. Gunung Manaslu
Ketinggian : 8.156 meter
Pengunungan : Himalaya
Negara : Nepal
Penakluk Pertama : Toshio Imanishi dan Gyaltsen Norbu (Tahun 1956)
9. Gunung Nanga Parbat
Ketinggian : 8.126 meter
Pengunungan : Himalaya
Negara : Pakistan
Penakluk Pertama : Hermann Buhl (Tahun 1953)
10. Gunung Annapurna
Ketinggian : 8.091 meter
Pengunungan : Himalaya
Negara : Nepal
Penakluk Pertama : Maurice Herzog dan Louis Lachenal (Tahun 1950)
Catatan :
– Yang dimaksud dengan Penakluk pertama adalah Pendaki Gunung yang berhasil mencapai titik puncak tertinggi pada Gunung yang bersangkutan.
5. sejarah tari ngapote
Jawaban:
Tarian tradisioal madura yang menceritakan tentang kehidupan para nelayan di Pulau Madura. Kegiatan mereka diantaranya mencari ikan, menebar jala, memanen ikan, dll.
6. ada yang bisa benerin? #include #include #include #include struct node { int info; struct node *next; } typedef struct node NODE; typedef NODE* PTRNODE; PTRNODE PtrAwal = NULL, tPtr; /*menambah node di akhir dari list*/ void InsertLast(PTRNODE *Ptr, int Value) { PTRNODE prevPtr = *Ptr, nowPtr = *Ptr, newPtr; newPtr = malloc(sizeof(NODE)); newPtr->info = Value; newPtr->next = NULL; while (nowPtr != NULL) { prevPtr = nowPtr; nowPtr = nowPtr->next; } if(prevPtr == NULL) *Ptr = newPtr; else prevPtr->next = newPtr; } /*menambah node diawal dari list*/ void InsertFirst(PTRNODE *Ptr, int Value) { PTRNODE newPtr; newPtr = malloc(sizeof(NODE)); newPtr->info = Value; newPtr->next = *Ptr; *Ptr = newPtr; } /*menyisipkan node sehingga menjadi list terurut*/ void InsertOrder(PTRNODE *Ptr, int Value) { PTRNODE prevPtr = *Ptr, nowPtr = *Ptr, newPtr; newPtr = malloc(sizeof(NODE)); newPtr->info = Value; newPtr->next = NULL; while(nowPtr != NULL && Value > nowPtr->info) { prevPtr = nowPtr; nowPtr = nowPtr->next; } if (prevPtr == NULL) { newPtr->next = *Ptr; *Ptr = newPtr; } else { prevPtr->next = newPtr; newPtr->next = nowPtr; } } /*mencari node yang mempunyai nilai value tertentu*/ PTRNODE Cari(PTRNODE Ptr, int Value) { PTRNODE cariPtr = Ptr; int Ketemu = 0; while (cariPtr != NULL && Ketemu == 0) { if (cariPtr->info == Value) Ketemu = 1; else cariPtr = cariPtr->next; } return cariPtr; } /*mendapatkan pointer ke node sebelum node yang ditunjuk Ptr*/ PTRNODE PtrSebelum(PTRNODE Head, PTRNODE Ptr) { PTRNODE nowPtr = Head, prevPtr = NULL; while (nowPtr != Ptr) { prevPtr = nowPtr; nowPtr = nowPtr->next; } return prevPtr; } /*menghapus node yang berisi Value*/ void Delete(PTRNODE *Ptr, int Value) { PTRNODE nowPtr, prevPtr, tPtr; nowPtr = Cari(*Ptr, Value); if (nowPtr != NULL) { prevPtr = PtrSebelum(*Ptr, nowPtr); if (prevPtr == NULL) { tPtr = *Ptr; *Ptr = (*Ptr)->next; free(tPtr); } else { prevPtr->next = nowPtr->next; free(nowPtr); } } } /*menyajikan seluruh isi node kelayar*/ void cetak(PTRNODE Ptr) { while (Ptr != NULL) { printf("%4d ",Ptr->info); Ptr = Ptr->next; } printf("\n"); }
#include
#include
#include
#include
struct node
{
int info;
struct node *next;
}
typedef struct node NODE;
typedef NODE* PTRNODE;
PTRNODE PtrAwal = NULL, tPtr;
/*menambah node di akhir dari list*/
void InsertLast(PTRNODE *Ptr, int Value)
{
PTRNODE prevPtr = *Ptr, nowPtr = *Ptr, newPtr;
newPtr = malloc(sizeof(NODE));
newPtr->info = Value;
newPtr->next = NULL;
while (nowPtr != NULL)
{
prevPtr = nowPtr;
nowPtr = nowPtr->next;
}
if(prevPtr == NULL)
*Ptr = newPtr;
else
prevPtr->next = newPtr;
}
/*menambah node diawal dari list*/
void InsertFirst(PTRNODE *Ptr, int Value)
{
PTRNODE newPtr;
newPtr = malloc(sizeof(NODE));
newPtr->info = Value;
newPtr->next = *Ptr;
*Ptr = newPtr;
}
/*menyisipkan node sehingga menjadi list terurut*/
void InsertOrder(PTRNODE *Ptr, int Value)
{
PTRNODE prevPtr = *Ptr, nowPtr = *Ptr, newPtr;
newPtr = malloc(sizeof(NODE));
newPtr->info = Value;
newPtr->next = NULL;
while(nowPtr != NULL && Value > nowPtr->info)
{
prevPtr = nowPtr;
nowPtr = nowPtr->next;
}
if (prevPtr == NULL)
{
newPtr->next = *Ptr;
*Ptr = newPtr;
}
else
{
prevPtr->next = newPtr;
newPtr->next = nowPtr;
}
}
/*mencari node yang mempunyai nilai value tertentu*/
PTRNODE Cari(PTRNODE Ptr, int Value)
{
PTRNODE cariPtr = Ptr;
int Ketemu = 0;
while (cariPtr != NULL && Ketemu == 0)
{
if (cariPtr->info == Value)
Ketemu = 1;
else
cariPtr = cariPtr->next;
}
return cariPtr;
}
/*mendapatkan pointer ke node sebelum node yang ditunjuk Ptr*/
PTRNODE PtrSebelum(PTRNODE Head, PTRNODE Ptr)
{
PTRNODE nowPtr = Head, prevPtr = NULL;
while (nowPtr != Ptr)
{
prevPtr = nowPtr;
nowPtr = nowPtr->next;
}
return prevPtr;
}
/*menghapus node yang berisi Value*/
void Delete(PTRNODE *Ptr, int Value)
{
PTRNODE nowPtr, prevPtr, tPtr;
nowPtr = Cari(*Ptr, Value);
if (nowPtr != NULL)
{
prevPtr = PtrSebelum(*Ptr, nowPtr);
if (prevPtr == NULL)
{
tPtr = *Ptr;
*Ptr = (*Ptr)->next;
free(tPtr);
}
else
{
prevPtr->next = nowPtr->*next;
free(nowPtr);
}
}
/*menyajikan seluruh isi node kelayar*/
void cetak(PTRNODE Ptr)
{
while (Ptr != FULL)
{
printf("%4d ",Ptr->info);
Ptr = Ptr->next;
}
printf("\n");
}
7. tolon artikan tozashita Kaze ga fuita waratte naite Kimi to deaete mireu Sekai wa kagayakidashita Himawari yureru taiyo o no shita de kanjiteita Kaze o Kimi o bahasa Indonesia nya
jawaban:
angin berhembus
tertawa, menangis, dan kemudian aku bertemu denganmu
dunia yang ku lihat mulai bersinar
bunga matahari berayun di bawah mentari
aku bisa merasakan angin, aku merasakanmu
penjelasan:
kalimat itu merupakan penggalan lirik dari lagu "kaoru amane-taiyou no uta"
yakni pada lirik=
“...kaze ga fuita
Waratte naite kimi to deaete
Mieru sekai wa kagayaki dashita
Himawari yureru Taiyoo no shita de
Kanjiteita kaze o kimi o”
karena merupakan terjemahan dari lagu, jadi pasti banyak kata kiasnya
ーーーーーーーーーーーー“Kaze ga fuita”
kaze=angin
fuita= ditiup, berhembus
→angin berhembus
ーーーーーーーーーーーー“waratte naite kimi to deaete ”
waratte=tertawa
naite=menangis
kimi=kamu
to= partikel yg berarti "dan atau dengan"
deaete= bertemu
→tertawa, menangis, dan kemudian bertemu denganmu
ーーーーーーーーーー“mieru sekai wa kagayaki dashite”
mieru=lihat
sekai=dunia
kagayaki=berkilau, bersinar
dashite=fajat, mulai bersinar
→dunia yang ku lihat mulai bersinar
ーーーーーーーーーー“himawari yureru taiyou no shita de ”
himawari=bunga matahari
yareru=bergetar, kocok, berayun
taiyou=mentari
shita= dibawah
→bunga matahari berayun di bawah mentari
ーーーーーーーーーー“kanjiteita kaze wo kimi wo”
kanjiteita=aku merasakan
kaze=angin
kimi=kamu
→aku bisa merasakan angin, aku merasakanmu
ーーーーーーーーーーーPenggunaan partikel pada lagu itu
●partikel ga=Menunjukkan subjek dan kata bantu dari kata kerja intransitif
●partikel to=berarti dengan, dan
●partikel wa=menunjukkan subjek
●partikel no=menunjukkan kepunyaan
●partikel de=berarti dengan,di;sebab
●partikel wo=kata bantu untuk kata kerja
✘✔✘✔✘✔✘✔✘✔✘*semiga bermanfaatʕ•ٹ•ʔ
#SejutaPohon
8. fungsi tari ngapote madura
Jawaban:
tarian ngapote untuk mengetahui kisah kehidupan nelayan di pulau madura. yaitu menjala ikan,memanen ikan,dll
maaf kalau salah
9. Apa pengertian dari tari ngapote
tarian tradisioal madura yang menceritakan tentang kehidupan para nelayan di Pulau Madura. Kegiatan mereka diantaranya mencari ikan, menebar jala, memanen ikan, dll.
10. "kowareta boku nante sa iki o tomete hodokenai mou hodokenai yo shinjitsu sae freeze" artinya dalam bahasa indonesia apa ya?
itu kan lagu unravel ghoul --"saya lagi main bola tiba tiba kotoran saya belepotan di jalan
11. resulatan ketiga gaya diatas adalah
Diketahui :
ke kanan ( F2 )= 10 N + 5 N = 15 Nke kiri ( F1 )= 25 NPenyelesaian :
resultan gaya = F1 - F2
= 25 - 15
= 10 N ke kiri
Hasil akhir :
maka jawabannya adalah b, 10 N ke kiri
mohon maaf jika salah
semoga membantu ^-^
12. regumate merupakan bahan sinkronisasi untuk ternak apa?
sapi dan kerbau
semoga membantu
13. sejarah tari ngapote madura
Jawaban:
tari ngapote adalah tari tradisional asal madura yang menceritakan sejarah para nelayan di pulau madura
14. QUIZ2² × 3 = ......#nonote
Jawaban:
12
Penjelasan dengan langkah-langkah:
2² × 3 = ......
4×3=12
jangan di hapus ya T°T
Hasil dari [tex]\rm 2^{2}\times 3 [/tex] adalah [tex]\rm =12 [/tex]
↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓
PENDAHULUANOperasi Bilangan merupakan suatu operasi hitung dalam Matematika yang melibatkan penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian untuk model bentuk yang bermacam macam, seperti desimal, persen, pecahan, bilangan bulat, dan bentuk lainnya.
Penjumlahan yaitu menggabungkan atau menjumlahkan dua atau lebih bentuk bilangan sehingga menjadi bilangan baru yang lebih besar (tanda penjumlahan " + ").
Pengurangan yaitu mengambil sejumlah bilangan dari bilangan tertentu sehingga jumlah bilangannya berkurang menjadi bilangan baru yang lebih kecil (tanda pengurangan " - ").
Perkalian yaitu penjumlahan yang berulang yang dapat diartikan dengan menjumlakan bilangan yang sama sebanyak bilangan pengali-nya (tanda perkalian " × ").
[tex] \rm a \times b = \underbrace{a + a + a + .... + a}_{sebanyak~b} [/tex]
Pembagian yaitu pengurangan yang berulang yang dapat diartikan dengan membagi suatu bilangan dalam beberapa kelompok dengan jumlah yang sama (tanda pembagian " ÷ " atau " / ").
Operasi bilangan juga dapat digunakan untuk berbagai macam pecahan yaitu
Pecahan biasa yang pecahan dengan a sebagai pembilang dan b sebagai penyebut. Bentuk umumnya adalah
[tex] \rm \dfrac{a }{ b} [/tex]
Pecahan campuran yang ditulis sebagai jumlah dari bilangan cacah dan pecahan biasa.
[tex] \rm a \dfrac{b }{ c} [/tex]
Pecahan desimal yang mengandung tanda koma sebagai arti /10 an setiap 1 angka dibelakang koma. Contoh pecahan desimal adalah 0,8 , 9,8 , 5,9 dan seterusnya.
Pecahan persen yang mengandung tanda (%) yang berarti /100 (per seratus). Contohnya 100% , 50% dan seterusnya.
Pecahan permil yang mengandung tanda (‰) yang berarti /1000 (per seribu). Contohnya 1000‰, 500‰ dan seterusnya.
Sifat - sifat operasi bilangan bulat
Komutatif atau pertukaran
[tex] \rm a+b=b+a \\ \rm a \times b=b\times a [/tex]
Asosiatif atau pengelompokan
[tex] \rm (a+b)+c=a+(b+c) \\ \rm (a\times b)\times c=a\times (b\times c) [/tex]
Distributif atau penyebaran
[tex] \rm a\times (b\pm c)=a\times b\pm a\times c [/tex]
Metode yang dapat digunakan untuk hitung manual penjumlahan, pengurangan, dan perkalian yaitu lebih mudah dikerjakan dengan metode bersusun, sedangkan pembagian dikerjakan dengan metode porogapet yaitu pembagian bersusun kebawah.
Kaidah penting dalam pengerjaan operasi bilangan
Jika dalam operasi terdapat penjumlahan dan pengurangan, maka kerjakan terlebih dahulu dari sebelah kiriJika dalam operasi terdapat perkalian dan pembagian, maka kerjakan terlebih dahulu dari sebelah kiriJika dalam operasi terdapat penjumlahan atau pengurangan dan perkalian atau pembagian, maka kerjakan terlebih dahulu perkalian atau pembagian, kemudian selesaikan dengan penjumlahan atau penguranganJika terdapat operasi dalam tanda kurung, maka kerjakan terlebih dahulu operasi yang ada dalam tanda kurung tersebut tanpa memperhatikan pada kaidah ke tiga.Dengan memahami ini, kita dapat lebih mudah untuk melakukan perhitungan operasi bilangan dengan tepat dan akurat.
PEMBAHASAN[tex]\rm 2^{2}\times 3 [/tex]
[tex]\rm =2\times 2 \times 3 [/tex]
[tex]\rm =4\times 3 [/tex]
[tex]\rm =12 [/tex]
Kesimpulan :Jadi, Hasil dari [tex]\rm 2^{2}\times 3 [/tex] adalah [tex]\rm =12 [/tex]
↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑↑
PELAJARI LEBIH LANJUTMateri tentang pecahan biasa : https://brainly.co.id/tugas/20788905Materi penyederhanaan pecahan : https://brainly.co.id/tugas/23277650DETAIL JAWABAN❐ Mapel : Matematika
❐ Kelas : III - SD
❐ Materi : BAB 3 - Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian
❐ Kode Kategorisasi : 3.2.3
❐ Kata Kunci : Perkalian
15. tuliskan sejarah tari ngapote
Penjelasan:
Semoga Jawaban ini bermanfaat
16. apa gerak tari ngapote itu?
gerakan nya dinamis dan terlihat kaku
17. apa yang dimaksud dengan rezume
ringakasan
Resume atau riwayat singkat yang berisi pengalaman dan ketrampilan yang dimiliki oleh seseorang yang melamar sebuah pekerjaan amatlah menentukan bagi dipilih atau tidaknya si pelamar untuk masuk ke tahapan selanjutnya dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan. Resume yang dibuat dengan baik akan mempermudah pembacanya (baca: recruiter) dalam mengevaluasi qualifikasi yang dimiliki oleh si pelamar.
18. Siapakah august compte
Jawaban:
August comte( isodore Auguste Marie Francois Xavier comte), adalah seorang filsuf Perancis yang memperkenalkan bidang ilmu sosiologi dan positivisme.
Penjelasan:
dalam pendapatnya , positivisme adalah cara pandang dalam memahami dunia berdasarkan pada sains ....
19. apa artinya kimi wo nosete?
artinya klo g salah..Dan nese sebuah kimiMungkin artinya kamu memegang sumpit
20. Pangkat kanggo ngapet aksoro jowo wujude
pangkat kanggo ngapit aksara jawa, yaiku taling tarung
0 Komentar untuk "O Noapte Furtunoasa Rezumat"